2 Cara Mudah Mengatasi Kode 42 Aerox Dijamin Berhasil

  • Bagikan
Mengatasi Kode 42 Aerox 2
Mengatasi Kode 42 Aerox 2

Pada setiap sepeda motor pasti memiliki nomor khusus sebagai suatu tanda terjadinya kerusakan. Begitu pun dengan Yamaha Aerox yang terkadang memunculkan kode 42 di speedometernya. Sehingga, pemilik motor menjadi bingung apa maksud dari kode tersebut dan bagaimana cara mengatasi kode 42 Aerox tersebut.

Saat muncul kode 42 pada Yamaha Aerox Anda sebaiknya tidak perlu terlalu panik, karena ada cara untuk mengatasinya. Nah, Anda pasti tidak sabar ingin tahu caranya, bukan? Silakan terus membaca artikel ini sampai selesai.

Arti Kode 42 Yamaha Aerox

Sebelum mengetahui cara mengatasi kode 42 Aerox, pahami terlebih dahulu arti dari kode tersebut. Adapun, munculnya kode 42 pada Aerox, menginformasikan bahwa adanya kerusakan pada komponen tertentu.

Ada beberapa nomor kode lain yang juga menunjukkan adanya kerusakan, seperti 13, 42, 46 dan banyak lainnya. Setiap kode memiliki arti yang berbeda-beda. Misalnya kode 12 yang berarti adanya masalah pada pengisian sirkulasi pengapian, 46 berarti adanya kerusakan pengisian baterai.

Sedangkan 42 berarti adanya masalah sensor roda depan atau sinyal yang diterima sensor roda depan tidak normal. Kerusakan tersebut bisa dari beberapa sisi, mulai dari korselet atau tidak menyala.

Jika terjadi gangguan pada sensor atau malfunction, sensor akan memunculkan kode error ke ECU dan akan terbaca di speedometer. Para mekanik Yamaha, biasanya sudah bisa mengecek kerusakan tersebut melalui Yamaha Diagnostic Tool (YDT).

Kode-kode kerusakan tersebut tentu sangat memudahkan para mekanik untuk mengatasi permasalahan pada Aerox. Apalagi ditambah dengan adanya teknologi Yamaha Diagnostic Tool (YDT) tersebut.

Cara Mengatasi Kode 42 Aerox

Setiap motor mempunyai jenis speedometer yang berbeda-beda, begitu pun dengan letak speed sensor-nya. Ada motor yang menggunakan speedometer jenis digital dan ada juga yang jenis analog.

Speedometer jenis digital bekerja menggunakan speed sensor. Sedangkan jenis analog biasanya menggunakan kawat baja yang disebut dengan kabel speedometer. Untuk jenis motor injeksi, umumnya dilengkapi dengan speed sensor yang berada di speedometer.

Mungkin saat ini Anda sedang mengalami munculnya kode 42 pada motor. Jangan khawatir, Anda bisa mencoba untuk mengatasinya dengan cara berikut ini:

1.      Cara Mengatasi Kode 42 Aerox dengan Memeriksa Kabel Speedometer

Cara pertama, cobalah periksa kabel bagian dalam speedometer, apakah masih dalam keadaan baik atau putus. Karena kode kedipan 42 muncul pada lampu MIL, sebab kabel speedometer yang putus.

Cara memeriksanya yaitu dengan melepaskan kabel dari gigi speedometer, lalu periksa bagian dalam kabel putus atau tidak. Jika kabel tersebut putus, Anda harus mengganti dengan yang baru. Namun, jika kabel tidak putus Anda bisa melanjutkan ke langkah mengatasi kode 42 Aerox selanjutnya.

2.      Memeriksa Kondisi Gigi Speedometer atau Gear

Jika Anda tidak menemukan ada kabel bagian dalam yang putus, cobalah periksa kondisi gear atau gigi speedometer. Cara memeriksanya, yaitu putar roda bagian depan dengan kuat, lalu lihat bagian dalam gigi speedometer, apakah berputar mengikuti putaran roda atau tidak.

Jika gigi speedometer tidak ikut berputar, tandanya Anda sudah harus mengganti gear dengan yang baru.

Nah, setelah Anda mengganti komponen-komponen yang sudah rusak, lampu MIL tidak akan otomatis langsung mati. Hal itu karena speed sensor pada moto belum sepenuhnya bekerja membaca putaran speedometer.

Agar lampu MIL yang berkedip mati dan kode 42 tidak lagi muncul, Anda perlu menjalankan motor. Maka, lampu MIL tersebut akan mati dengan sendirinya.

Itulah 2 cara mengatasi kode 42 Aerox yang muncul. Selamat mencoba dan pastikan Anda melakukannya dengan teliti agar masalah munculnya kode 42 benar-benar teratasi.

  • Bagikan